Minggu, 03 Januari 2016

KASUS DAVIS HUMANICS



Davis Humanics (DH) merupakan perusahaan yang dibentuk pada 1982 yang menyediakan layanan sumber daya manusia (SDM) kepada 7000 perusahaan dengan total karyawan hampir 100.000 orang. Layanan ini termasuk pemrosesan gaji karyawan, perpajakan, asuransi kesehatan dan manajemen klaim, dan manajemen rencana pensiun. DH memiliki pendapatan pertahun 2$ Billion dan sekitar 1000 karyawan. DH sudah berkembang cepat dan memiliki klien dari beragam-macam, mulai dari perusahaan kecil dengan jumlah karyawan kurang dari 50 sampai dengan 500 perusahaan besar. Seiring perkembangannya, DH memiliki masalah dalam menjaga konsistensi kualitas pelayanannya. Masing-masing Manajer Account harus mengurus lebih banyak klien, dan kedepannya akan membuat susah para Account Manajer untuk menjaga kontak pribadi dengan para Eksekutif HR yang memegang kontrak-kontrak DH. Dulunya, Account Manager bekerja dengan sekelompok kecil klien, namun sekarang para Account Manager harus bekerja dengan banyak orang, yang kebanyakannya tidak pernah dijumpainya. Selain Account Manager, para klien juga biasanya berhubungan dengan para staf operasional DH (yang bertugas memasukkan data tugas), dan staf profesional DH (pengacara, aktuaris, dan HR profesional yang berkonsultasi dengan klien DH dan konseling hukum dengan memperhatikan rencana pensiun dan benefitsnya). Dikarenakan para klien DH yang berbeda dari operasional dan cara bekerjanya, DH harus fleksibel dalam melakukan input data. Contohnya, layanan pemrosesan gaji DH memberi klien beragam cara untuk mengirmkan data time card nya. Klien yang terbesar meminta untuk transfer informasi lewat custom PC-to-PC. Beberapa klien besar juga menggunakan transfer EDI (Electronic Data Interchange). Kebanyakan klien medium dan kecil menggunakan e-mail atau fax informasi time card nya. Untuk Asuransi Kesehatan dan Pengurusan Klaim lebih rumit lagi. Selain klien yang mengirim informasi melalui beragam macam format, perusahaan asuransi  meminta agar informasinya untuk dikirim dengan format spesifik,yang dimana pengirimannya masing-masing berbeda. Rumitnya operasional DH juga bertumbuh seiring perusahaan mendapat klien baru. Sandi Higbee, Direktur Operasional DH, meminta bantuan anda untuk menyimpulkan sebuah sistem Web-Based CRM yang bisa membantu Account Manager dalam pekerjaannya menghadapi klien yang datang terus-menerus. Sandi me-review beberapa produk yang ditawarkan oleh perusahaan CRM yang terkenal dan yakin akan bekerja, namun tidak peduli produk apapun yang dipilih, Sandi yakin akan diperlukan modifikasi karena operasional DH yang cukup kompleks dan berbeda dari kebanyakan perusahaan. Sistem CRM yang bagus untuk DH yakni yang bisa memonitor segala tipe interaksi pelanggan dengan Account manager, Staf Operasional, Staf Sistem, dan Staf Profesional. Selain itu, sistem antarmuka /interface webnya memperbolehkan klien DH untuk mengakses bagian dari sistem CRM agar mereka bisa mengikuti perkembangan DH pada request kerja dan informasi permintaan yang tertunda. DH mengevaluasi seluruh proyek perusahaan, termasuk proyek IT dengan menggunakan ROI (Return on Investment). Sandi juga khawatir tentang ini karena dia yakin keuntungan dari proyek CRM ini akan sulit untuk dianggarkan. Di sisi lain, biaya dari proyek CRM ini (pembelian software dan hardware  dan juga konsultan yang dipekerjakan untuk meng-customize software CRM sesuai kebutuhan spesifik DH) akan lebih mudah dianggarkan dan akan makin besar. Sandi mengharapkan tim konsultan vendor untuk bisa menganggarkan antara $1 Million dan 2$ Million untuk proyek ini.
REQUIRED*
1.       Siapkan sebuah outline/garis besar dari keuntungan yang DH harapkan untuk didapat dari proyek CRM ini. Gunakan Kategori untuk merapikan daftar keuntungannya; contohnya, anda mungkin mengidentifikasi  keuntungan yang sesuai untuk para Account Manager, Operation Staff, IT Staff, dan Professional Staff. Karena para klien DH juga merupakan keuntungan, anda mungkin bisa mengidentifikasi  keuntungan untuk Marketing DH dan Sales Departments atau untuk departemen baru DH Product Development. Pastikan untuk memasukkan keuntungan jangka panjang yang anda pikir bisa terjadi setelah sistem CRM nya digunakan untuk beberapa tahun.
Jawaban : Sistem CRM yang bagus untuk DH yakni yang bisa memonitor segala tipe interaksi pelanggan dengan Account manager, Staf Operasional, Staf Sistem, dan Staf Profesional. Selain itu, sistem antarmuka /interface webnya memperbolehkan klien DH untuk mengakses bagian dari sistem CRM agar mereka bisa mengikuti perkembangan DH pada request kerja dan informasi permintaan yang tertunda.
2.       Perkirakan nilai Dollar dari setiap keuntungan yang anda identifikasi di jawaban pertanyaan pertama.
Jawaban : antara $1 Milion dan $2 Milion untuk proyek ini.
3.       Siapkan sebuah halaman memo untuk para direktur DH yang membahas bahwa andaberlawanan pendapat dengan menggunakan ROI sebagai metode utama untuk mengevaluasi proyek ini. Perlu diperhatikan juga jika para direktur mempunyai sedikit waktu untuk me-review pendapat anda dan sangat mendukung penggunaan ROI untuk seluruh evaluasi proyek.
Jawaban : proyek IT dengan menggunakan ROI (Return on Investment). Sandi juga khawatir tentang ini karena dia yakin keuntungan dari proyek CRM ini akan sulit untuk dianggarkan maka dari itu perusahaan harus mengreview kembali tentang sistem sistem yang mereka pakai.

Rabu, 16 Desember 2015

TUGAS KLIK BCA



Penipuan adalah sebuah kebohongan yang dibuat untuk keuntungan pribadi tetapi merugikan orang lain, meskipun ia memiliki arti hukum yang lebih dalam, detail jelasnya bervariasi di berbagai wilayah hukum.

Tindakan yang dianggap penipuan kriminal diantaranya:
·         Bait and switch
·         Pengiklanan palsu
·         Pemalsuan dokumen atau tanda tangan

Pengertian dari Pencurian identitas

Pencurian identitas adalah tindak kriminal dengan menggunakan identitas orang lain seperti KTP, SIM, atau paspor untuk kepentingan pribadinya, dan biasanya digunakan untuk tujuan penipuan.

Umumnya penipuan ini berhubungan dengan Internet, namun sering juga terjadi di kehidupan sehari-hari. Misalnya penggunaan data yang ada dalam kartu identitas orang lain untuk melakukan suatu kejahatan. Pencuri identitas dapat menggunakan identitas orang lain untuk suatu transaksi atau kegiatan, sehingga pemilik identitas yang aslilah yang kemudian dianggap melakukan kegiatan atau transaksi tersebut.

Hal ini juga mungkin dikarenakan dari pihak-pihak intansi Sosial network yang kurang signifikan mensortir data pada saat Register, sehingga timbul pemalsuan-pemalsuan identitas yang berada di sekeliling kita sendiri, tanpa disadari oleh sang pelaku, dikarenakan adanya suatu kesempatan, akhirnya pelaku tersebut menyalahgunakan penyimpangan dengan menggunakan account orang lain seperti melakukan tindak-tindak yang kurang berbudi dan terpuji, misalnya :
a. Penipuan dengan menggunakan identitas orang lain
b. Pencemaran nama baik orang lain
c. Pengancaman
d. Pemerasan
e. Penculikan

Kasus Penipuan dan Pencurian Identitas

Berikut adalah Contoh Kasus Penipuan Yang Pernah Terjadi Di Indonesia Menggunakan Media Komputer dan Internet

1. Pencurian dan penggunaan account internet milik orang lain.

Pencurian account ini berbeda dengan pencurian secara fisik karena pencurian dilakukan cukup dengan menangkap “user_id” dan “password” saja. Tujuan dari pencurian itu hanya untuk  mencuri informasi saja. Pihak yang kecurian tidak akan merasakan kehilangan. Namun, efeknya akan terasa jika informasi tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut akan membuat semua beban biaya penggunaan account  oleh si pencuri dibebankan kepada si pemilik account yang sebenarnya. Kasus ini banyak terjadi di ISP (Internet Service Provider). Kasus yang pernah diangkat adalah penggunaan account curian yang dilakukan oleh dua Warnet di Bandung.

Kasus lainnya:  Dunia perbankan dalam negeri juga digegerkan dengan ulah Steven Haryanto, yang membuat situs asli tetapi palsu layanan perbankan lewat Internet BCA. Lewat situs-situs “Aspal”, jika nasabah salah mengetik situs asli dan masuk ke situs-situs tersebut, identitas pengguna (user ID) dan nomor identifikasi personal (PIN) dapat ditangkap. Tercatat 130 nasabah tercuri data-datanya, namun menurut pengakuan Steven pada situs Master Web Indonesia, tujuannya membuat situs plesetan adalah agar publik memberi perhatian pada kesalahan pengetikan alamat situs, bukan mengeruk keuntungan.

Seperti banyak diberitakan, Steven yang pernah bekerja di media online Satunet.com telah membuat beberapa situs yang sama persis dengan situs Internet banking BCA dengan www.klikbca.com, kilkbca.com, clikbca.com, klickbca.com dan klikbac.com.

Jika masuk ke lima situs itu, anda akan mendapatkan situs internet yang sama persis dengan situs klikbca.com. Hanya saja saat melakukan login, anda tidak akan masuk ke fasilitas internet banking BCA, namun akan tertera pesan "The page cannot be displayed". Fatalnya, dengan melakukan login di situs - situs itu, username dan PIN internet anda akan terkirim pada sang pemilik situs.

Steven sendiri telah menyatakan menyesal dan mengakui telah menimbulkan kerugian kepada pihak BCA dan pihak pelanggan yang kebetulan masuk ke situs palsu tersebut. Steven juga menyerahkan kembali data user yang didapatkannya kepada BCA dan menjamin data tersebut tidak pernah disalahgunakan.

Menurut Laksono, data yang diperoleh Steven juga tidak semuanya valid. Soalnya apapun yang diketikkan pada form user ID dan PIN akan terekam oleh program Steven, walaupun data yang diketikkan tidak valid. Saat ini pihak BCA menurut Laksono tengah memikirkan alternatif lain ketimbang melaporkan Steven ke polisi. Alternatif apa ? "Wah, saya tidak bisa menyebutkan", ujar Laksono.

Laksono dalam kesempatan ini juga membantah terjadinya kesulitan mengakses situs KlikBCA seperti yang dikeluhkan beberapa pelanggannya. Pihak Bank Central Asia (BCA) belum berencana mengadukan pemalsu situs KlikBCA, Steven Haryanto, pada pihak kepolisian. Demikian diungkapkan Deputy Chief Manager Customer Service BCA, Laksono pada tanggal 8 Juni 2001.

Laksono mengaku menghargai niat Steven yang sudah meminta maaf dan menyerahkan semua user ID dan PIN kepada BCA. Menurut dia, BCA sekarang tengah mendiskusikan upaya selanjutnya. Saat ditanyakan, apakah BCA akan mengadukan Steven pada pihak kepolisian, Laksono menyatakan hal itu sebagai salah satu alternatif. "Tapi belum sampai ke sana", ujar Laksono.

Pihak BCA sendiri telah meminta Steven menutup semua situs palsunya, dan hal itu sudah dilakukan oleh Steven. Jika situs - situs KlikBCA palsu diakses sekarang tertera peringatan berbunyi "ANDA SALAH KETIK SITUS ASLI ADA DI KLIKBCA.COM" secara mencolok dengan huruf merah dan link ke situs www.klikbca.com dengan warna ungu.



2.  Pencurian Identitas dan Pencemaran Nama Baik

Banyak kejahatan dengan modus penipuan menggunakan nama/identitas dari orang lain (orang terdekat/orang yang kita kenal) bahkan biasanya orang tersebut (yang identitasnya dipalsukan) merupakan orang cukup berpengaruh dalam masyarakat.

Kesimpulan :
Steven melakukan kejahatan kriminal dengan membuat situs website palsu yang mengatasnamakan BCA. Steven tentu merugikan dari pihak BCA , sehingga BCA mendapat kerugian dari pihak BCA serta nasabah BCA, pihak BCA diharapkan agar memberi keamanan lebih kepada situs resmi BCA dan memberikan informasi kepada nasabah tentang situs resmi BCA. BCA juga harus menekankan keamanan yang dilebih ketat dan lebih terjaga.


 Solusi :
Pihak BCA harus menambah keamanan yang lebih ketat dan aman. dan juga selaku pengguna internet harus lebih menjaga nama baik suatu institusi yang memiliki privasi.

Rabu, 09 Desember 2015

E-Commerce




1.    Sebutkan jenis-jenis informasi sistem CRM divisi klub mobil ini yang disediakan 
     untuk perwakilan penjualan di lapangan. Untuk setiap jenis informasi, jelaskan 
     secara singkat bagaimana tenaga penjualan ini mengakses remote informasi yang
     dapat membantu mereka menutup situs penjualan pada pelanggan mereka.
Jawaban : CRM mendesign ulang pada proses penerimaan pesanan, mengurangi 
waktu dalam pengambilan data , dengan remote akses setiap sales dapat bekerja
di tempat pelanggan untuk langsung mengkonfigurasi spesifikasi pesanan, dapat
memeriksa jadwal manufaktur yang menyediakan pengiriman yang lebih akurat, 
remote akses dapat membantu salaes meningkatkan penjualan dan pemasukan. 
 
2.    Dalam peluncuran kembali CRM, divisi Klub mobil difokuskan pada dua elemen
     CRM. Pada sekitar 200 kata, menjelaskan mengapa pendekatan ini akan bekerja
     lebih baik, secara umum, daripada menerapkan sistem komprehensif  CRM yang 
     dapat melacak semua kegiatan divisi penjualan dan informasi terkait secara tepat
      waktu.
Jawaban :  divisi Klub mobil kembali meluncurkan upaya CRM dan difokuskan 
pada dua daerah masalah. Upaya baru termasuk perwakilan penjualan mendesain 
ulang proses penerimaan pesanan. Divisi ini mampu mengurangi waktu 
pengambilan data dan upaya yang diperlukan, terutama saat penjual. Penjual
harus akses remote ke sistem, sehingga mereka dapat bekerja di tempat dengan
pelanggan untuk mengkonfigurasi keranjang untuk spesifikasi yang tepat kepada 
pelanggan. Wiraniaga dapat memperoleh informasi harga dan mengeksplorasi
berbagai alternatif dengan pelanggan saat mereka berada di situs pelanggan. 
Mereka juga dapat memeriksa jadwal manufaktur dan menyediakan pengiriman
yang lebih akurat perkiraan tanggal. Semua remote, akses informasi di waktu 
yang tepat  membantu sales menawarkan lebih dekat dan meningkatkan volume
penjualan dan pemasukan. 
 
3. Berapa kali perusahaan tersebut mengubah sistemnya ??
       Jawaban :
   1.     Segmen pasar
   2.     CRM
   3.     Permintaan Keranjang 

4. Mengapa dilakukan perubahan ? berikan alasan masing-masing untuk perubahannya
Jawaban : segmen pasar utama ini menyebabkan pendapatan mereka menurun, tetapi sistem informasi mereka tidak memberikan data yang cukup jelas tentang pengaruh apa yang menyebabkan penjualan mengalami penurunan ekonomi, sedangkan CRM Manajer penjualan tidak melihat manfaat utama bahwa sistem ini mungkin menguntungkan. Wiraniaga menemukan bahwa sistem baru itu mengharuskan mereka untuk menghabiskan waktu untuk data masuk ke dalam sistem dan bukan melihat kepada pelanggan. Staf  penerima menemukan sistem yang rumit dan asing dan Permintaan Keranjang Itu peningkatan akurasi perkiraan penjualan memungkinkan perusahaan untuk membuat jadwal produksi lebih stabil, yang berarti bahwa lebih banyak pelanggan menerima keranjang mereka pada tanggal pengiriman mereka dijanjikan.

   5.   Apakah E-CRM  membantu perusahaan ??
    Jawaban : iya, karena membantu perusahaan dalam 
    memperbaiki sistem.